JOGJA –  Dari sekian banyak coffee shop di Jogjakarta, Den Singo Koffie boleh dibilang hadir dengan konsep yang unik. Dengan konsep Joglo, Den Singo Koffie menawarkan signature khasnya, yaitu Kopi Merbabu. Coffe shop berkonsep joglo, masih jarang ditemukan di Jogja, terlebih di tengah hiruk pikuk keramaian kota. Nah salah satu kedai kopi di Jalan Sulawesi, Purwosari, Sinduadi, Mlati, Sleman, Den Singo Koffie menawarkan konsep yang berbeda dari kedai kopi kebanyakan.

Berdiri sejak Maret 2018, Den Singo Koffie mampu menarik perhatian pengunjung untuk menikmati suasana pendopo rumahan, dan Kopi Merbabu yang jadi ciri khas dari Den Singo Koffie.

“Awalnya, saya melihat di Jogja ini kekurangan public space yang bisa digunakan untuk kegiatan sosial yang juga menawarkan konsep unik di kepala banyak orang. Sehingga saya mempunyai mimpi mempunyai pendopo atau joglo, dan akhirnya memutuskan untuk membangun tempat ini,” kata pemilik Den Singo Koffie, Sigit Setiawan kepada Radar Jogja.

Sigit mengungkapkan, mengusung konsep jadul lengkap dengan furnitur kuno khas Jawa, ternyata mampu membius pelanggannya untuk berlama-lama berada di pendoponya. Bahkan 90 persen pelanggannya, adalah anak muda, dan mahasiswa. Karena di sini, mereka biasa melakukan diskusi tugas kampus atau pekerjaan, juga menjadi tempat bersua dengan rekan-rekan lainnya.

“Awalnya, saya kira pengunjungnya adalah orang-orang tua, ternyata banyak anak mudanya. Kata mereka, tempat ini jadi alternatif tempat nongkrong yang tenang di sekitaran Jalan Kaliurang yang notabene masih bising,” ungkapnya.
Untuk mencari Joglo Singodimedjo dan segala furniturnya tersebut, Sigit mengaku mencari hingga Wonogiri, Batas Pacitan, Wonosari, dan Purwodadi. Pembangunannya juga terbilang cukup lama.

Selain tempat yang nyaman dan adem, Den Singo Koffie juga menawarkan signature khasnya, yaitu Kopi Merbabu. Menurut Sigit, cita rasa kopi ini punya khas tersendiri dari jenis kopi kelompok arabika. Ada rasa manis dan asam berpadu menjadi satu ketika diseduh. “Berbagai varian kopi lain juga tersedia di Den Singo Koffie,” ujarnya.

Selain itu, cemilan seperti tempe mendoan, singkong goreng, pisang goreng, kentang goreng, dan lain sebagainya juga bisa ditemukan di Den Singo Koffie.
Makanan berat khas kedai kopi ini juga menjadi pilihan  pengunjung, yaitu nasi goreng Den Singo. Nasi goreng ini dimasak tanpa kecap, ada campuran udang, cumi, dan telur setengah matang.

Untuk harga, Den Singo Koffie menawarkan menu-menu makanan dan minuman yang ramah dengan kantong mahasiswa. Hanya dibanderol mulai Rp 10 ribu hingga Rp 30.Lokasi ini juga bisa digunakan untuk pertemuan komunitas dan prewedding. (obi/ita/jko/mg4)