(GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

DESTINASI baru wisata semakin banyak bermunculan di Jogjakarta. Hal ini memberikan keleluasaan bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan Jogjakarta dari pelbagai sudut.

Destinasi wisata instagramable yang mendapatkan kunjungan terbanyak. Asalkan indah di kamera, dan layak tayang di Instagram, lalu viral, efeknya semakin banyak pengunjung yang datang.

Salah satu destinasi tersebut adalah Pinus Pengger. Menawarkan keindahan bukit di sela-sela pohon pinus serta panorama keindahan kelap-kelip lampu perkotaan Jogjakarta di waktu malam. Pinus Pengger merupakan perpaduan Bukit Bintang di Patuk Gunungkidul dan Hutan Pinus Mangunan Bantul.

Pinus Pengger berjarak sekitar lima kilometer dari Bukit Bintang. Pinus Pengger berlokasi di Jalan Dlingo-Patuk, Terong, Dlingo, Bantul.

Pinus Pengger memiliki beberapa spot andalan. Dua di antaranya paling populer. Yakni “tangan raksasa” dan sangkar burung yang terbuat dari rotan.

Tangan raksasa letaknya di pinggir jurang. Tenang, kekuatan dan keamanannya terjamin. Jika berjalan di atasnya, tangan raksasa ini tidak akan goyah.

Bagi pengunjung yang tidak membawa kamera digital single-lens reflect (DSLR), pengelola menyediakannya. Cukup membayar Rp 4.000 per foto yang dibawa pulang.

Udara di Pinus Pengger cukup dingin. Pastikan Anda membawa jaket untuk menikmatinya. Masuk ke objek wisata ini pengunjung dikutip Rp 3.000 setiap orang. Cukup terjangkau.

“Tempatnya enak untuk jalan-jalan bareng temen, keluarga, apalagi pasangan. Nggak nyesel deh datang ke Pinus Pengger,” ungkap Fadila Faruk, 23, salah seorang pengunjung.

Fadila senang ketika diajak berlibur ke Pinus Pengger. Dia berpesan pengunjung memakai alas kaki nyaman karena trek menuju spot foto tersebut berupa tanah.

Mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto ini sudah dua kali ke Pinus Pengger bersama teman-temannya. Menurut dia pengelola Pinus Pengger cukup kreatif dan harga yang ditawarkan terjangkau. (cr2/iwa/mg1)